27 Juli 2010

6th Anniversary of Indonesian Subculture

Persetan dengan cuaca panas dan kemacetan di sekitar Jl. Veteran Bintaro – Jaksel pada minggu (25/07) kemarin, gerombolan orang bertato tetap datang berbondong-bondong untuk  menghadiri pesta ulang tahun Indonesian Subculture yang ke-6 tahun. Carburator Spring bagaikan lautan hitam pada hari itu, namun suasana keakraban dan kekeluargaan tetap melekat pada crowd yang hadir.


Seperti biasa jam karet selalu menjadi tradisi, acara yang harusnya mulai pukul 13.00 kini molor hampir 1 jam, tetapi acara terus berlangsung hingga selesai. Acara ini tidak hanya menampilkan Body Art Fest saja, melainkan di meriahkan juga oleh band-band cadas ibu kota. Sebut saja Ragamufin band yang menjadi pembuka acara pada saat itu, mereka tampil membawakan nomor-nomor lagu yang enerjik dan padat akan distorsi. Selanjutnya adalah penampilan dari Mukarusak yang tampil dahsyat, pada lagu kedua Mukarusak mendedikasikan lagu mereka untuk kasus pornografi para selebriti tanah air khususnya Ariel dan Luna Maya. You rock guys !!!

Performer selanjutnya adalah Balistik, band hip-metal yang katanya baru berumur 2 bulan ini mampu menghasilkan musik yang menusukkan telinga. Setelah menunggu hampir setengah jam, kini tiba saatnya Lucretia membius para penonton dengan nomor-nomor lagu Megadeth yang ampuh. “Hangar 18”, “In My Darkest Hour”, “Symphony of Destruction”, “Tornado of Souls”, “Holy war” disambut dengan kepalan tangan para crowd di udara, namun tidak berakhir begitu saja, di lagu yang terakhirnya Lucretia meluapkan amarah penonton dengan 1 nomor lagu dari Anthrax “Antisocial”. Selepas maghrib  Speedkill, Citizen Useless, dan Supersuck yang mendemontrasikan racikan cadas genre mereka dengan keganasan yang memekakkan telinga